KONSEP DASAR JARINGAN KOMPUTER

Penulis: Garindra Revian Wardana



Pengertian jaringan komputer

    Jaringan komputer adalah jaringan yang mengacu pada perangkat komputer yang saling terhubung serta dapat bertukar data dan berbagi sumber daya satu sama lain. Perangkat jaringan ini menggunakan sistem aturan, yang disebut sebagai protokol komunikasi, untuk mentransmisikan informasi melalui teknologi fisik atau nirkabel.
    Dalam jaringan komputer tentu ada pihak-pihak yang terkait. Pihak penerima layanan disebut dengan klien (client) dan pemberi layanan disebut peladen (server). Pada desain yang satu ini biasanya dikenal dengan sistem client-server.


Jenis-jenis jaringan (LAN, WAN, MAN)

1.LAN (Local Area Network)

    Local Area Network (LAN) adalah suatu jaringan komputer yang hanya mencakup wilayah lokal saja atau terbatas. Yang berarti jaringan ini hanya dapat digunakan oleh pengguna di area LAN.contoh dari jaringan ini adalah komputer-komputer di sekolah ,perkantoran, warnet,dan lain sebagainya. 

2.WAN (Wide Area Network)

       Wide Area Network (WAN) adalah jaringan yang menghubungkan beberapa jaringan LAN yang terpisah dalam suatu area yang lebih luas, seperti kota, negara, bahkan benua. WAN memungkinkan komputer-komputer tersebut untuk berkomunikasi dan berbagi sumber daya antar jaringan LAN yang berbeda. 

    Jaringan WAN dapat menggunakan beberapa teknologi transmisi data, seperti kabel fiber optic, satelit, dan gelombang radio. Teknologi yang digunakan tergantung pada jarak dan lokasi antara jaringan LAN yang terhubung. 


3.MAN (Metropolitan Area Network)  
    Metropolitan Area Network (MAN) adalah jaringan komputer yang lebih luas dari jaringan LAN, namun lebih kecil dibandingkan WAN. Jaringan MAN sering digunakan di wilayah perkotaan yang mencakup area yang lebih luas dari sekumpulan bangunan atau kampus universitas.
     Jaringan MAN memungkinkan beberapa jaringan LAN yang terpisah di suatu wilayah perkotaan dapat saling terhubung dan berkomunikasi dengan cepat dan efisien. Dalam jaringan MAN, komunikasi antara komputer-komputer dilakukan melalui media transmisi seperti kabel serat optik, microwave, dan satelit.



komponen jaringan (router, switch, modem, kabel,dll)
        
Komponen-komponen jaringan yang perlu diketahui ada 12 komponen diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Server
       Server merupakan komputer dengan spesifikasi tinggi yang siap melayani kebutuhan para klien atau komputer lainnya.
  2. Klien
       Klien merupakan tempat para pengguna memakai komputer untuk menyelesaikan tugasnya sehari-hari.Dalam satu jaringan, umumnya terdapat beberapa komputer klien. Komputer klien perlu beberapa tahapan penghubungan dengan komputer server sebelum akhirnya mampu melakukan jaringan internet.
     
  3. Kabel
       Sebuah jaringan komputer tidak akan tercipta bila tidak ada jalur transmisi yaitu kabel. Agar dua komputer, server dan klien, bisa saling terhubung dan berkomunikasi maka dibutuhkan sebuah kabel untuk melakukannya. Jenis kabel jaringan sendiri berbeda-beda, misalnya UTP, coaxial, fiber optic, dll.
  4. Switch
       Switch merupakan hardware jaringan yang memiliki kemampuan untuk membagi jaringan dari satu server ke beberapa komputer klien dalam lingkup lokal.Jumlah port pada switch biasanya adalah angka perkalian dari 4 seperti 4, 8, 16, dam 32. Semakin banyak portnya, maka harganya pun akan semakin mahal.
  5. Konektor
       Konektor adalah perangkat keras penyambung kabel sehingga dapat terhubung dengan perangkat lainnya. Beberapa jenis konektor yang masih digunakan dalam perangkat jaringan adalah.
  6. Bridge
       Bridge merupakan jembatan jaringan yang dapat menggabungkan jaringan lokal ke dalam jaringan lokal lainnya. Kondisi ini dapat membuat beberapa jaringan topologi berbeda dapat dijembatani oleh bridge. Selain sebagai jembatan, bridge juga dapat berfungsi sebagai pemecah jaringna lokal menjadi beberapa jaringan lokal kecil.
       Beberapa komputer jaringan mungkin tidak perlu menggunakan bridge. Penggunaan bridge menjadi wajib ketika sebuah perusahaan memiliki beberapa gedung dan kantor. Untuk membuat seluruh gedung dan kantor terhubung menjadi satu, perangkat bridge perlu digunakan.
  7. Hub
       
    Hub merupakan sebuah perangkat keras jaringan yang berfungsi untuk membagi jaringan dalam satu server yang sama. Penggunaan hub banyak ditemukan pada jaringan LAN.
  8. Access Point
       Access point merupakan sebuah perangkat yang berfungsi untuk mentransmisikan sinyal wireless dari router sehingga sinyal tersebut dapat diterima dengan lebih baik. Perangkat ini sangat dibutuhkan pada area komputer klien dengan kualitas koneksi jaringan yang kurang baik.
       
    Pengaturan dan setting perangkat ini cukup mudah dilakukan, mirip dengan penyetelan hub namun dengan penggunaan WiFi. Selain itu, penggunaan access point dapat diberikan password kepada setiap penggunanya sehingga keamanan jaringan dapat lebih terjaga.
  9. Modem
       
    Modem, atau modulator demodulator, merupakan perangkat jaringan yang dapat mengubah sinyal analog menjadi digital ataupun sebaliknya. Ada banyak bentuk modem yang terjual dipasaran, namun modem modern saat ini sudah berbentuk USB sehingga tidak menggunakan koneksi dial-up.
  10. Router
       
    Router merupakan sebuah perangkat keras jaringan yang mampu membagi jaringan internet dengan protokol TCP/IP pada komputer klien. Setiap komputer klien akan mendapatkan IP yang berbeda-beda sesuai dengan pembagian router.
       
    Router merupakan sebuah perangkat keras jaringan yang mampu membagi jaringan internet dengan protokol TCP/IP pada komputer klien. Setiap komputer klien akan mendapatkan IP yang berbeda-beda sesuai dengan pembagian router.
  11. Repeater
       
    Repeater merupakan perangkat keras jaringan yang mampu memperkuat sinyal jaringan. Repeater mampu menguatkan sinyal yang berlokasi cukup jauh sehingga jangkauan sinyal akan lebih luas. Repeater cocok digunakan pada jaringan yang mengalami masalah sinyal akibat tembok, pepohonan, bangunan, dan sebagainya.
  12. Network Card.
       
    Network card adalah kartu jaringa dalam komputer untuk menerima koneksi internet. Network card
     ini dapat menghubungkan sebuah komputer dengan sebuah jaringan internet.



Model OSI (Open Systems Interconnection) dan TCP/IP 


1. Model OSI 
     Model Open Systems Interconnection (OSI) adalah model konseptual yang dibuat oleh Organisasi Internasional untuk Standardisasi yang memungkinkan beragam sistem komunikasi untuk berkomunikasi menggunakan protocol standar . Dalam bahasa Inggris biasa, OSI memberikan standar bagi sistem komputer yang berbeda untuk dapat berkomunikasi satu sama lain.
     Model OSI dapat dilihat sebagai bahasa universal untuk jaringan komputer. Ini didasarkan pada konsep membagi sistem komunikasi menjadi tujuh lapisan abstrak, masing-masing ditumpuk di atas yang terakhir.

2. TCP/IP 
     TCP/IP adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.



Daftar Pustaka

[ 1 ] Amira k. 24-07-2023. Pengertian Jaringan Komputer: Jenis-jenis, Cara Kerja, dan Manfaat. https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-jaringan-komputer/
[ 2 ] PT. DATA GLOBAL KOMUKATAMA. 25-07-2023. Pengertian LAN, MAN, WAN Serta Fungsi & Kelebihan Kekurangan. https://www.dataglobal.co.id/pengertian-lan-man-wan-beserta-fungsi-kelebihan-kekurangannya/
[ 3 ] Yolanda Natanael. 27-07-2023. 12 Komponen Jaringan dan Fungsinya. https://dosenit.com/software/komponen-jaringan-komputer
[ 5 ] Forouzan, B. A. 27-07-2023. TCP/IP 9 (Transmission Control Protocol?Internet Protocol). https://onlinelearning.binus.ac.id/computer-science/post/tcp-ip-transmission-control-protocol-internet-protocol

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KONFIGURASI VLAN (3) MENGGUNAKAN MIKROTIK ROUTERBOARD